3 Cara Menolak Halus Ajakan Teman untuk Bukber

Tips  
Foto: hotelbusiness

Masyarakat Indonesia punya tradisi tersendiri yang dilakukan setiap bulan Ramadhan. Salah satu tradisi yang dimaksud adalah bukber.

Bukber atau buka bersama adalah sebuah acara atau kegiatan dalam rangka buka puasa bersama-sama baik dengan keluarga, teman, kerabat, maupun kolega.

Saking mendarah dagingnya, terkadang ajakan dan undangan bukber sudah ada bahkan sebelum puasa dimulai. Umumnya, ajang bukber ini digunakan sebagai sarana silaturahmi dengan teman-teman atau sanak saudara.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Namun, tidak semua orang membuka pintu lebar-lebar untuk menerima ajakan bukber. Hal tersebut tentu saja terjadi karena di samping nilai positifnya, tentu bukber memiliki nilai yang dipandang negatif. Di antaranya seperti pemborosan, menjadi ajang pamer, maupun menjadi ajang membicarakan orang lain.

Nah, buat Depokers yang lagi terjebak dalam keraguan menolak ajakan bukber teman, kami punya beberapa tips, nih!

1. Menghargai dan minta maaf

Bagaimanapun, kamu tetap harus menghargai ajakan temanmu yang sudah mengajak kamu untuk datang bukber. Oleh karenanya, jika temanmu mengajak bukber, jangan langsung ditolak mentah-mentah.

Kamu bisa meminta maaf terlebih dahulu dan berkata bahwa ajakan bukber tersebut akan kamu pikirkan. Contohnya: “Maaf, Doni, aku belum tahu bisa hadir atau nggak, khawatir ada urusan lain. Nanti coba aku lihat kondisi dulu, ya. Terima kasih sudah mengajakku.”

2. Jujur aja

Jika kamu tidak bisa hadir bukber akibat sedang menghemat, tidak punya uang, atau ada halangan lain, kamu bisa berkata yang sejujurnya. Contohnya: “Aduh, maaf, ya, aku sedang banyak pengeluaran untuk yang lain.”

Namun, jika temanmu tetap memaksamu untuk hadir, kamu bisa menggunakan cara pertama tadi, seperti, “Terima kasih sudah mengundangku, tapi maaf aku belum bisa hadir.”

3. Menunjukkan rasa kecewa

Temanmu pasti kecewa ketika ajakannya kamu tolak. Untuk itu, setidaknya kamu juga perlu menunjukkan rasa kecewa agar terlihat bahwa kamu sangat menghargai ajakannya.

Contohnya: “Yah, bukbernya pas banget gue lagi ada urusan. Sedih banget gak bisa ketemu teman-teman. Semoga lain waktu bisa ada kumpul-kumpul lagi, ya.”

Nah, itu dia Depokers beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat terpaksa harus menolak ajakan bukber dari teman.

Bagaimanapun, jadikan bukber sebagai ajang silaturahmi dengan niat yang baik di bulan suci, ya. Jangan terlalu memaksakan diri, kalau memang tidak mau atau tidak bisa hadir, kamu bisa menolaknya dengan tetap menghargainya.

Penulis: Wahyuni Anggita Sari | Editor: Miko

Berita Terkait

Image

Catat! Ini Rekomendasi Tempat Bukber Asik di Depok

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image